Friday, 27 November 2009
The Proposal (2009)

Awal cerita hampir mirip dengan The Devil Wears Prada. Margaret, seorang editor yang galak dan ceplas ceplos, yang semua orang takut padanya, akan segera dideportasi ke tempat asalanya, Canada. Tentu saja dia tidak terima dengan itu semua, karena dia sedang menjabat sebagai editor kelas atas pada saat itu. Akhirnya dia berbohong kepada atasannya kalau dia akan segera menikahi asistennya, Andrew.

Mengapa dia mengatakan akan menikah? Karena dengan menikahi Andrew, Margaret akan tetap tinggal di New York dan tetap menjadi editor yang disegani oleh semua karyawan. Jelas saja Andrew menjadi pusing tujuh keliling dengan pernyataan Margaret. Apalagi, Margaret mengatakan hal itu tanpa beban dan tanpa akan terjadi apa-apa. Andrew juga tidak bodoh, dia langsung membuat "deal", kalau Margaret ingin menikah dengannya, Andrew mau jika dia diangkat sebagai editor juga. Awalnya Margaret tidak mau. Tapi karena Andrew mengancam dia akan keluar, akhirnya Margaret mau juga.

Di depan gedung, setelah mereka ditanyakan tentang hal pernikahan mereka dan tentang alasan mereka menikah, Andrew ingin melihat Margaret melamarnya, dannn.... "on your knee". Hahaha... Lucu, sesuatu yang tidak biasa, karena wanita yang melamar pria. Banyak juga hal-hal lucu lainnya saat Margaret harus ikut Andrew ke Sitka, Alaska, untuk mendatangi ulang tahun nenek Andrew. Di sana, Margaret sebetulnya tidak betah karena keluarga Andrew yang aneh. Tapi Margaret semakin lama semakin sadar bahwa sepertinya kejadian menikah tidak akan terjadi. Margaret tidak sanggup melihat Andrew tersiksa seperti ini. Hahaha... Lebay.

Puncaknya ada di pernikahan, sekaligus perayaan ulang tahun untuk Gammy yang ke 89. Margaret akhirnya berkata jujur sejujurnya di depan para saksi dan orang tua Andrew. Dia akhirnya rela untuk dideportasi. Tapi tidak dengan Gammy dan Andrew. Gammy punya rencana yang konyol, sampai-sampai dia harus pura-pura pingsan. Di dalam pesawat pribadi, saat Gammy akan dibawa ke rumah sakit, Gammy tiba-tiba terbangun dan mengatakan bahwa itu semua tadi bohongan. Gammy ingin Andrew langsung cepat-cepat ke airport, agar Andrew dapat mengatakan bahwa dia mencintai atasannya itu.

Sebetulnya cerita tentang kedekatan Margaret dan Andrew seperti ada yang janggal. Mereka baru sebentar mengenal, tapi Andrew bisa langsung jatuh cinta. Mungkin karena setiap hari bertemu, jadinya lama-lama timbullah cinta.

Saat Margaret sedang mengemas-ngemas barang-barangnya di kantornya, Andrew datang dan akhirnya langsung mengutarakan cintanya. Di situ juga Andrew melamar Margaret, teman-teman kantornya menjadi saksi cinta mereka berdua. So sweet... Akhirnya, mereka tetap saja di periksa lagi di gedung untuk mengurus pernikahan mereka. Tapi ternyata itu hanya game show. Hehehe... Nice movie. Entertaining me at midnight. :P

Labels:

posted by wi.unga @ Permalink ยค11:16  
1 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
 

About Me
Love is Effortful ♥♥♥Actually, this blog is Bunga's. Feel free to read my articles here. I will always try to publish in English to improve my English ability (hee hee). I love GREEN very muccho. I love my family, i love my wikan, i love my friends, because they are my lovely people who can make me appreciate this great life. Thank you God for giving me blessing and strength =) I hope we can be good friends through this blog. God bless you! Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket

hit counter
Lovely
Shoutbox


Friends
Adsense
    Custom Search
Bunga's Goodies




Gibran's goodies
Pets


Visitor
Sponsored by

BlogFam Community Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket Free Shoutbox Technology Pioneer KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket blog-indonesia Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket